Welcome To My Blog

Rabu, 14 Januari 2015

Puisi Pertama Untuknya

Assalamu'alaiqum? Ahlan Wasahlan.. Bagi kalian yang sangat membutuhkan Contoh Puisi yang isi nya sangat islami menurutku, puisi ku ini lumayan. Ketika aku memposting puisi ini di akun Facebook ada seorang temanku yang menulis komentar "Ya Allah, sedih.. Aku nangis loh bacanya" Aku gak tau dia sebegitu peka nya. Mungkin puisi ini memang isi hati ku yang sangat jelas dan mewakili perasaanku padanya. Sebaiknya bagi kalian yang sedang belajar menulis puisi, tulislah puisi menurut keadaan hati kalian, karna menurutku itu sangat berpengaruh. Yah, like my poetry, hehe. Ah kalian baca saja.


Dari semua puisi yg ku baca
semuanya tampak indah dan menyentuh
namun, aku tak tahu puisi itu untuk apa
hingga pada akhirnya semua puisi itu menjadi tak begitu nyata.
seharusnya di usiaku saat ini aku tak memikirkan apa ya belum saatnya aku pikirkan
namun selalu ada bagaimana aku mengungkapkannya
ya, hanya dengan puisi yg ku tuangkan dalam secarik kertas
menulis adalah inspirasiku
untuk sekedar bercerita, berpuisi dan mengungkapkan perasaanku

cinta yg ku simpan dalam hati yg tak mampu ku tunjukan padamu
bukankah ku ciptakan keadaan ini jauh lebih baik? daripada kita bersama namun tak tau isi hati yg diinginkan
selalu terbesit dalam ingatan hatiku ingin meraih cintamu hingga terwujud
namun aku sadar, aku bukanlah siapa siapa untuk orang seperti dirimu
saat ini yg terpenting bagiku adalah bisa melihatmu setiap hari itu sudah lebih dari cukup
namun dirimu menjauh pergi tanpa pernah memikirkanku
ku biarkan kau berlalu
berharap kau kembali pun aku tak ingin
meski rindu ini tercipta hanya untukmu



Saat ini, diriku mencoba berpaling darimu.. membuka lembaran baru
Namun ternyata hatiku sendiri tak bisa melakukan nya dan itu membuatku sakit dan terluka!
Andai engkau tau aku sangat mencintaimu dan selalu menjadikanmu isi dalam Do'a ku
Tuhan.. jika memang aku mencintainya, jagalah cintaku ini jangan sampai aku mencintainya melebihi cintaku padaMu
Engkau tahu dia yg selalu membimbingku.. menjadi sahabatku dan dia yg terbaik yg pernah ku kenal
Tuhan.. pertemukanlah kami di sebuah majelis pernikahan tanpa adanya pacaran dan berdua - duaan.
Do'a itu selalu ku ulang berkali kali, layaknya menghirup udara, tenang dan damai
Dan satu hal yg aku pelajari, aku mengerti cinta tak kan pernah mengetahui tingkat kedalamannya bila ia belum diterkam oleh perpisahan
Ku percaya itu seperti ku percaya terbitnya matahari esok pagi
Anganku tak berhenti bersajak seperti aku yg tak akan berhenti mencintaimu
Entah sampai kapan kalimat ini akan bertahan, namun
KAU SELALU JADI BAGIAN DARI HIDUPKU.

3 komentar: