Minggu, 18 Januari 2015
Story About Pencil
Pensil. Masih ingatkah anda dengan benda satu ini? Pensil sebuah alat yang mengiringi langkah pembelajaran kita membuat coretan, bentuk visual, merangkainya menjadi gambar bermakna dan menata huruf menjadi simbol teratur yang bernama tulisan. Di usia awal sekolah dasar, pensil adalah teman sehari-hari. Bahkan orang tua mentabukan anak seusia itu menggunakan Pulpen. Mengapa? Kalau salah, pulpen tak bisa/sulit dihapus.
Berbekal pada keyakinan tak takut salah, mulailah kita belajar simbol-simbol, memaknainya dan kemudian menggunakannya. Ada banyak eksperimen dan kegagalan menyertai, tak pernah surut ide-ide besar yang dibuat kita rajut. Dibentuk dalam timeline hidup hingga saat ini.
Saat ini kita dihadapkan pada pesatnya perkembangan teknologi secara Revolusioner, dari perangkat 'manual' menjadi 'digital' Landscape interaksi antar personal berubah secara cepat, kita berpacu untuk terus beradaptasi atau bahkan meng-inisiasi dan menggenggam perubahan secara aktif.
Bagian yang terpenting dari pensil terletak pada bagian isinya. Yaitu batangan grafit untuk menulis.
Maknanya, Penampilan adalah faktor pendukung saja, tapi isi menjafi kualitas sebenarnya.
Apabila digunakan terus menerus, pensil akan mengalami penumpulan, maka pensil akan diraut, dikikir dan ditajamkan. Ini adalah proses yang menyakitkan tapi itu adalah satu-satunya cara agar pensil bisa tajam kembali dan layak digunakan.
Maknanya, Kadang beberapa hal membuat kita 'menumpul' dan beberapa permasalahan datang menerpa kehidupan kita tapi percayalah, bahwa semua masalah yang kita hadapi akan membuat kita menjadi lebih 'tajam' dan layak disisi-Nya.
Pensil tidak bekerja sendirian, ia akan bertemu dengan alat lainnya.
Maknanya, Kita tak hidup sendiri, banyak orang lain yang hadir disekitar. Ada yang menghapus kesedihan, ada yang meluruskan saat salah arah. Bahkan ada yang mau memperbaiki kehidupan kita.
Bekerjasama dan menghargai adalah sebuah kebutuhan.
Faktanya, Suatu saat peneliti dan astronot NASA melakukan penelitian besar-besaran hanya untuk menciptakan sebuah alat tulis yang bisa digunakan di luar angkasa, kenapa pena biasa tidak bisa? Karena tinta pada pena membutuhkan gravitasi untuk bisa digunakan. Ketika Amerika sibuk mengeluarkan biaya besar untuk menciptakan sebuah "Space Pen", Rusia hadir dengan solusi sederhana, mereka menggunakan Pensil.
Maknanya, Jadilah orang yang bisa memberi solusi dalam kondisi dan keadaan apapun bisa menjawab permasalahan yang ada, bahkan memberikan jalan keluar yang tepat.
Seindah-indahnya karya yang kita buat dengan pensil, maka semua tidak ada artinya tanpa ada yang menggerakannya.
Sebaik dan sesukses apapun kita semua terjadi karena atas kehendak Allah semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan karunia-Nya
Disainku Communication
Rabu, 14 Januari 2015
Puisi Pertama Untuknya
Assalamu'alaiqum? Ahlan Wasahlan.. Bagi kalian yang sangat membutuhkan Contoh Puisi yang isi nya sangat islami menurutku, puisi ku ini lumayan. Ketika aku memposting puisi ini di akun Facebook ada seorang temanku yang menulis komentar "Ya Allah, sedih.. Aku nangis loh bacanya" Aku gak tau dia sebegitu peka nya. Mungkin puisi ini memang isi hati ku yang sangat jelas dan mewakili perasaanku padanya. Sebaiknya bagi kalian yang sedang belajar menulis puisi, tulislah puisi menurut keadaan hati kalian, karna menurutku itu sangat berpengaruh. Yah, like my poetry, hehe. Ah kalian baca saja.
Dari semua puisi yg ku baca
semuanya tampak indah dan menyentuh
namun, aku tak tahu puisi itu untuk apa
hingga pada akhirnya semua puisi itu menjadi tak begitu nyata.
seharusnya di usiaku saat ini aku tak memikirkan apa ya belum saatnya aku pikirkan
namun selalu ada bagaimana aku mengungkapkannya
ya, hanya dengan puisi yg ku tuangkan dalam secarik kertas
menulis adalah inspirasiku
untuk sekedar bercerita, berpuisi dan mengungkapkan perasaanku
cinta yg ku simpan dalam hati yg tak mampu ku tunjukan padamu
bukankah ku ciptakan keadaan ini jauh lebih baik? daripada kita bersama namun tak tau isi hati yg diinginkan
selalu terbesit dalam ingatan hatiku ingin meraih cintamu hingga terwujud
namun aku sadar, aku bukanlah siapa siapa untuk orang seperti dirimu
saat ini yg terpenting bagiku adalah bisa melihatmu setiap hari itu sudah lebih dari cukup
namun dirimu menjauh pergi tanpa pernah memikirkanku
ku biarkan kau berlalu
berharap kau kembali pun aku tak ingin
meski rindu ini tercipta hanya untukmu
Dari semua puisi yg ku baca
semuanya tampak indah dan menyentuh
namun, aku tak tahu puisi itu untuk apa
hingga pada akhirnya semua puisi itu menjadi tak begitu nyata.
seharusnya di usiaku saat ini aku tak memikirkan apa ya belum saatnya aku pikirkan
namun selalu ada bagaimana aku mengungkapkannya
ya, hanya dengan puisi yg ku tuangkan dalam secarik kertas
menulis adalah inspirasiku
untuk sekedar bercerita, berpuisi dan mengungkapkan perasaanku
cinta yg ku simpan dalam hati yg tak mampu ku tunjukan padamu
bukankah ku ciptakan keadaan ini jauh lebih baik? daripada kita bersama namun tak tau isi hati yg diinginkan
selalu terbesit dalam ingatan hatiku ingin meraih cintamu hingga terwujud
namun aku sadar, aku bukanlah siapa siapa untuk orang seperti dirimu
saat ini yg terpenting bagiku adalah bisa melihatmu setiap hari itu sudah lebih dari cukup
namun dirimu menjauh pergi tanpa pernah memikirkanku
ku biarkan kau berlalu
berharap kau kembali pun aku tak ingin
meski rindu ini tercipta hanya untukmu
Saat ini, diriku mencoba berpaling darimu.. membuka lembaran baru
Namun ternyata hatiku sendiri tak bisa melakukan nya dan itu membuatku sakit dan terluka!
Andai engkau tau aku sangat mencintaimu dan selalu menjadikanmu isi dalam Do'a ku
Tuhan.. jika memang aku mencintainya, jagalah cintaku ini jangan sampai aku mencintainya melebihi cintaku padaMu
Namun ternyata hatiku sendiri tak bisa melakukan nya dan itu membuatku sakit dan terluka!
Andai engkau tau aku sangat mencintaimu dan selalu menjadikanmu isi dalam Do'a ku
Tuhan.. jika memang aku mencintainya, jagalah cintaku ini jangan sampai aku mencintainya melebihi cintaku padaMu
Engkau tahu dia yg selalu membimbingku.. menjadi sahabatku dan dia yg terbaik yg pernah ku kenal
Tuhan.. pertemukanlah kami di sebuah majelis pernikahan tanpa adanya pacaran dan berdua - duaan.
Do'a itu selalu ku ulang berkali kali, layaknya menghirup udara, tenang dan damai
Dan satu hal yg aku pelajari, aku mengerti cinta tak kan pernah mengetahui tingkat kedalamannya bila ia belum diterkam oleh perpisahan
Ku percaya itu seperti ku percaya terbitnya matahari esok pagi
Anganku tak berhenti bersajak seperti aku yg tak akan berhenti mencintaimu
Entah sampai kapan kalimat ini akan bertahan, namun
KAU SELALU JADI BAGIAN DARI HIDUPKU.
Tuhan.. pertemukanlah kami di sebuah majelis pernikahan tanpa adanya pacaran dan berdua - duaan.
Do'a itu selalu ku ulang berkali kali, layaknya menghirup udara, tenang dan damai
Dan satu hal yg aku pelajari, aku mengerti cinta tak kan pernah mengetahui tingkat kedalamannya bila ia belum diterkam oleh perpisahan
Ku percaya itu seperti ku percaya terbitnya matahari esok pagi
Anganku tak berhenti bersajak seperti aku yg tak akan berhenti mencintaimu
Entah sampai kapan kalimat ini akan bertahan, namun
KAU SELALU JADI BAGIAN DARI HIDUPKU.
Langganan:
Postingan (Atom)
